Ribuan burung hitam jatuh dari langit masih jadi misteri

 

burung hitam

Sejumlah petugas satwa liar mencoba mencari tahu penyebab dari matinya 1.000 burung hitam yang jatuh dari langit Kota Arkansas, Amerika Serikat (AS).

Komisi Perikanan dan Perairan Arkansas menyatakan pihak mereka sudah menerima laporan tersebut sejak Sabtu, pekan lalu. Burung-burung ini berjatuhan di area Beebe dan survei menunjukkan jika tak ada burung yang ditemukan terjatuh di luar area tersebut.

Ornithologist (ahli ilmu burung) Karen Rowe mengatakan jika burung-burung itu menunjukkan trauma fisik dan ia berspekulasi jika kawanan burung itu kemungkinan dihantam oleh kilat ataupun hujan es.
Baca lebih lanjut

Iklan

Ikan Paling kuat untuk Hidup Tanpa Air – Rivulus Mangrove

 

ikan rivulus

Penelitian ilmuwan AS mengungkapkan bahwa ikan tropis yang hidup di rawa ini mampu bertahan selama berbulan-bulan tanpa air. Salah satu spesies ikan mangrove rivulus (Rivulus marmoratus) yang hidup di rawa bakau di sepanjang benua Amerika.

Setelah tiba musim kemarau dan kekurangan air menyusut, ikan ini, yang hanya bisa tumbuh sampai ukuran 7,5 inci, kadangkala terjebak dalam rongga batang pohon yang kelapa, dan bahkan kaleng timah. Mereka hidup meringkuk dalam lubang tanah dan bernapas menggunakan kulitnya daripada insangnya.

Tidak seperti kebanyakan ikan yang bernapas dengan insang, mangrove rivulus bernafas dengan kulit. Ketika habitat mulai mengering, mereka bersembunyi di lubang-lubang di tanah, atau bahkan kaleng minuman tempurung kelapa. Bersembunyi, menghirup ikan dengan kulit dan dapat hidup selama berbulan-bulan tanpa air. Setelah hujan datang dan banjir air habitat kembali, mereka keluar dari persembunyian dan hidup seperti ikan biasa. Baca lebih lanjut

Gigantisme,Bangau raksasa flores pemakan manusia

Ditemukan unggas berupa burung Bangau raksasa setinggi 180 cm dan mampu memburu makan anak-anak manusia. Bukti itu berupa penemuan fosil burung bangau raksasa atau Marabu di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Selain fosil Bangau raksasa juga ditemukan fosil manusia berukuran kecil di Flores. Demikian dilaporkan para ahli riset fosil yang dirilis bbc (11/12). Namun demikian, tak ada bukti langsung bahwa Burung Bangau tersebut makan hobit atau manusia kecil, yang masih satu spesies dengan manusia modern.

Penemuan yang dilaporkan di Jurnal Margasatwa Masyarakat Linnean, juga menjelaskan bagaimana satwa liar praserajah beradaptasi dengan kehidupan di gugus kepulauan. Baca lebih lanjut

Ikan salmon ini punah 70 tahun lalu dan di temukan kembali

SPECIES ikan salmon asal Jepang yang dianggap telah punah selama 70 tahun lalu, ternyata ditemukan hidup di sebuah danau dekat Gunung Fuji. Demikian temuan Tetsuji Nakabo dan tim ilmuwannya dari Kyoto University.

Kokanee hitam atau Kunimasu dalam bahasa Jepang, dianggap telah punah sejak pada 1940 lalu. Hal itu terjadi karena pembangunan proyek hidroelektrik yang dilakukan di danau asli di Prefektur Akita utara tersebut membuatnya menjadi lebih asam.

Sebelum kejadian tersebut, 100 ribu telur dilaporkan dibawa ke Danau Saiko, tetapi kemudian mati. Profesor Tetsuji Nakabo menuturkan, ia dan timnya menemukan spesies Kunimasu di Danau Saiko, sekitar 310 mil (500 kilometer) arah selatan dari danau aslinya. Baca lebih lanjut

Ditemukan persamaan kecoa dan manusia!!!ngeriiii

Tobo / kita / kitek sering ketakutan saat mendapati kecoak ada di rumah kita. Padahal ternyata kita punya kesamaan dengan kecoak. Apakah itu?

Akan tetapi, dari penelitian terbaru terungkap bahwa sebagian besar manusia ternyata memiliki perilaku mendasar yang sama dengan makhluk menjijikkan itu. Persamaan itu bahwa manusia dan kecoa lebih banyak menggunakan tangan kanan.

Sebagaimana dikutip ScienceMag, 12 Desember 2010, peneliti melakukan penelitian tentang kecoa. Peneliti melepaskan kecoak pada tabung berbentuk Y. Tabung itu sebelumnya sudah diberi aroma vanilla atau ethanol untuk menarik serangga itu melewati percabangan.

Peneliti kemudian mencatat arah mana yang diambil oleh kecoa. Ternyata, 57 persen kecoa dengan antena lengkap lebih memilih mengambil arah ke kanan. Pemilihan arah kanan ini juga tidak berubah meskipun peneliti memotong salah satu antena sensitif kecoa yang berguna sebagai indra peraba dan penciuman.
Baca lebih lanjut

UNIK !! Bunglon super kecil hanya sebesar kuku manusia

bunglon kecil

BUNGLON yang satu ini hanya sepanjang satu inci. Makhluk mini genus Brookesia yang tertangkap kamera di Madagaskar itu panjangnya tak melebihi kuku.

Bunglon mungil itu diambil di Amber Mountain Park Madagaskar, oleh fotografer satwa liar asal Inggris, Will Burrard-Lucas. Ia dan saudaranya, Matt ,baru saja duduk untuk makan siang saat mata mereka melihat makhluk itu.

“Ini sangat menakjubkan untuk melihat hewan itu, karena sangat kecil dan sulit menemukannya jika dicari sendiri. Namun, kami beruntung bersama penduduk lokal Antonio yang tahu dimana mencarinya,” kata Will, 27 tahun, asal London, Inggris.

Madagaskar memang terkenal sebagai surga bagi makhluk mini karena pulau itu memang memiliki ekosistem yang unik. Meskipun berada di kawasan yang luas, tempat tersebut hanya mampu menyediakan ekosistem kecil sehinga sulit bagi spesies besar dan predator raksasa untuk menjangkaunya. Baca lebih lanjut

Unik!Rekayasa Genetik membuat tikus bernyanyi seperti burung

Tim Peneliti Universitas Osaka menciptakan hewan dalam proyek penelitian yang dinamakan Evolved Mouse Project. Dalam proyek tersebut para peneliti menggunakan genetik tikus yang dimodifikasi sehingga rentan terhadap mutasi.

“Mutasi adalah kekuatan pendorong evolusi. Kami telah melakukan rekayasa persilangan genetika tikus untuk melihat apa yang akan terjadi generasinya di masa yang akan datang,.” Kata pimpinan Penelitian, Arikuni Uchimura seperti yang dikutip dari telegraph.co.uk.

Para peneliti memeriksa tikus yang baru lahir satu per satu. “Suatu hari kami menemukan seekor tikus yang bernyanyi seperti burung,” katanya.

Proyek itu mencatat bahwa secara kebetulan telah lahir “tikus bernyanyi” dan sifatnya tersebut akan diteruskan kepada generasi mereka di masa depan. Baca lebih lanjut