Gunung berapi raksasa akan muncul di bawah arab saudi

https://i0.wp.com/www.csmonitor.com/var/ezflow_site/storage/images/media/images/09-26-volcano/8704479-1-eng-US/09-26-volcano_full_380.jpg
Setahun lebih melakukan penelitian, para ahli itu menemukan alasan mengapa bumi sering bergoyang. Di bawah tanah di lokasi gempa itu, terdapat lava (cairan magma pijar) dengan jumlah yang luar biasa besar. Lava raksasa itulah yang diduga memantik rangkaian gempa.

Sebagaimana dilansir msnbc edisi 27 September 2010, para ilmuwan menyebutkan hamparan lava di daerah itu sangat luas. Saking luasnya hamparan lava itu menyebabkan daerah itu disebut sebagai “Provinsi Lava”. Dalam bahasa Arab, Harrat memang berarti hamparan lava.

Hamparan lapangan lava di dalam tanah itu mencapai sekitar 180.000 kilometer persegi. Lapangan lava itu terbentuk sejak 30 juta tahun lalu, atau sejak Saudi memisahkan diri dari Afrika, yang diduga menjadi salah satu pemicu terbentuknya Laut Merah.

Semula hampir semua ahli geologi menduga bahwa bagian barat laut Arab Saudi itu termasuk wilayah yang tenang. Tetapi, beberapa gempa bumi dan letusan gunung berapi yang terjadi belakangan ini mengubah segalanya. Daerah itu kini diduga sebagai lokasi vulkanik aktif.
Pada bulan April dan Juni 2009 lebih dari 30.000 gempa bumi melanda lapangan lava kuno itu. Sebanyak 19 gempa bumi tercatat sebesar 4 pada skala richter.

Puncaknya pada 19 Mei 2009, terjadi gempa berskala 5,4 skala richter yang menyebabkan dinding rumah warga kota Al Mandy mengalami kerusakan. Sensor gempa bahkan menyebutkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi letusan gunung berapi. Saat itu, pemerintah Arab Saudi mengevakuasi sekitar 40.000 penduduk dari lokasi.

John Pallister, vulkanologis dan Kepala US Geological Survey (USGS) untuk program bantuan bencana gunung api, mengatakan bahwa proses pembentukan Laut Merah masih berhubungan dengan rantai gunung berapi dan hamparan lava di bawah tanah itu.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Gunung berapi diseluruh dunia merupakan tungku pemasak bumi yang menghasilkan gumpalan lava cair yang terjadi dalam bumi yang merupakan cikal bakal terbentuknya tanah pada lapisan bumi. Plutonium yang merupakan senyawa pembentukan senjata dan tenaga nuklir merupakan pemantik pada tahap pembentukan api pemasak lava pada gunung berapi. Sedangkan batubara merupakan karbon yang gunanya sebagai arang mempercepat proses pemasakan lava pada gunung berapi. Semua tahapan proses itu terjadi pada suatu sistem keseimbangan yang terjadi pada perut bumi sama seperti sistem pencernaan pada perut manusia. Dan kita telah mengambil sebagian besar daripada proses pencetakan dan pembentukan tanah pada perut bumi yang menyebabkan renggangnya daya ikat tanah pada perut bumi dan meregangnya daya ikatan bebatuan pada lempengan2 kerak bumi yang menyebabkan proses pemasakan menjadi tidak sempurna lava yang seharusnya telah siap menjadi tanah akibat proses yang tidak sempurna akibatnya keluar dan pecah menjadi letusan2 gunung berapi dan ikatan tanah yang tidak sempurna menyebabkan terjadinya retakan2 tanah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik yang sangat sering terjadi pada masa sekarang ini. Kita harus mengembalikan semua keadaan ini menjadi normal walaupun cadangan kerak bumi kita masih byk tapi jika sudah terjadi banyak bencana seperti ini maka persentase yang kita ambil sudah melebihi kapasitas hingga menunggu proses pembentukan kerak bumi berikutnya yang telah diketahui proses normalnya berjuta2 tahun dan mgkn sebelum proses itu terjadi bnyak diantara kita yang mungkin sudah mati akibat bencana yang terjadi karena kerakusan kita sendiri. Satu2nya cara adalah mencari energi alternatif lain yang jumlahnya masih banyak dan berlebih saat ini misalnya air laut. Seperti kita ketahui akibat global warming ketinggian air laut kita menjadi tidak seimbang karena proses pencairan es di kutub yang sangat cepat dan sepertinya cuma airlah satu2ny energi yang masih berlebih saat ini maka untuk menjaga agar kapasitas air laut itu tetap seimbang dan tidak berlebihan di bumi dan menyebabkan banjir dan menjaga gaya tekan air laut itu tetap maka manfaatkanlah air laut itu menjadi pembangkit tenaga listrik energi air seperti yang terdapat di Sigura2. Air tersebut disalurkan melalui pipa2 sempit yang dihubungkan ke waduk di pinggir pantai yang kita buat karena dorongan pipa yang sempit menyebabkan dorongan air menjadi besar dan terbentuklah air terjun seperti di Sigura2.Air terjun ini yang kita manfaatkan utk memutar turbin utk menghasilkan energi listrik yang aman dengan mengurangi ketergantungan kita pada tenaga nuklir dan batubara. Dibuat dengan sistem yang lebih canggih tentunya sehingga memudahkan dalam proses perputaran turbinnya.BY JULI ARMIATY SARAGIH FROM INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: