Kesemutan jangan di sepelehkan

Kesemutan bisa dialami oleh siapa saja termasuk pria wanita tua muda. Beberapa macam kesemutan menjadi ciri ciri sebuah penyakit atau gejala tertentu, tergantung intensitas dan pencetus kesemutan itu sendiri.
Kesemutan didefinisikan sebagai sensasi abnormal pada kulit. Keluhan ini dapat berlangsung sementara (transient) atau jangka panjang (chronic) dengan penyebab yang berbeda.

Penyebab kesemutan yang sementara adalah:

* penekanan saraf yang berlangsung lama
* sindrom hiperventilasi (napas cepat)
* serangan panik
* dehidrasi (kurang cairan)
* Transient Ischemic Attack, terkadang disebut stroke mini
* kejang
* suplai darah kurang pada tempat kesemutan
* dsb

Sedangkan kesemutan kronis dapat disebabkan oleh:

* gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, multiple sclerosis, tumor, infeksi otak dan selaputnya, penyempitan saraf (carpal tunnel syndrome), melakukan gerakan berulang atau getaran jangka panjang, dsb
* gangguan jantung dan pembuluh darah
* gangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.
* Infeksi dan sindrom post-infeksi
* gangguan jaringan ikat dan imunitas
* kelainan darah, kulit, tulang, dan sendi
* kurang nutrien: vit B1 (beriberi), vit B5 dan B12
* keganasan
* dsb

Untuk mengetahui penyebabnya, harus dilakukan anamnesis atau wawancara lengkap mengenai pekerjaan, pola makan, penyakit yang diderita, atau riwayat kesehatan keluarga.

Gejala yang cukup khas untuk Sindroma Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome-CTS). adalah keluhan gejala terjadi pada malam hari dan terbangun di malam hari.
Kebanyakan kasus CTS adalah idiopatik atau tidak memiliki penyebab khusus. Beberapa kasus memiliki predisposisi genetik atau keturunan dan dapat berkaitan dengan beberapa penyebab seperti trauma (patah tulang atau perlukaan di daerah tangan), kehamilan, hipertiroid, dan beberapa jenis penyakit lain.

Hubungan antara CTS dengan pekerjaan yang membutuhkan gerakan repetisi dari tangan seperti mengetik, mengangkat benda berulang kali, masih kontroversial.
Gerakan repetisi dari tangan memang dapat menyebabkan kerusakan jaringan atau iritasi saraf namun belum tentu menjadi CTS.

Apabila menderita CTS, maka terapi definitif atau penyembuhan total adalah operasi untuk melepaskan jepitan saraf di daerah terowongan karpal (pergelangan tangan).

Apabila tidak dioperasi, yang dapat dilakukan adalah mengistirahatkan tangan, dibidai di waktu malam hari (splinting), suntikan steroid, obat-obatan, fisioterapi dan terapi okupasional (pekerjaan). Namun terapi ini tidak akan menyembuhkan total.

ayo yang merasa sering kesemutan patut waspada…

Iklan

2 Tanggapan

  1. thx infonya…sangat membantu saya…

    • terima kasih gan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: